keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Pihak Kepolisian Masih Mendalami Kasus Ambruknya Gedung BEI
News

Pihak Kepolisian Masih Mendalami Kasus Ambruknya Gedung BEI

Elitelaangels.com – Setelah insiden ambruknya Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengakibatkan lebih dari tujuh puluh orang luka. Khususnya patah atau cedera tulang dan baret-baret. Kini pihak penanggung jawab sudah menjamin jika BEI sudah aman. Kendati demikian masih ada larangan untuk menggunakan BEI.

Belum bolehnya Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) digunakan menyusul masih akan ada pengecekan ulang yang mesti dilakukan terlebih dahulu, hal ini juga diakui oleh pengelola Gedung BEI Farida Riyadi. Riyadi juga mengatakan jika balkon atau selasar yang berada di Tower I dan Tower II akan dilaramg untuk digunakan sementara waktu.

“Untuk sementara disarankan tidak difungsikan. Jadi Tower I dan II selasar yang menghubungkan kita tutup,” jelasnya Farida di depan Gedung BEI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Riyadi dan pihaknya mengaku jika hal ini perlu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung. Berkaitan dengan insiden ambruknya Gedung BEI sejumlah lokasi yang dianggap perlu pengecekan ulang juga akan ditutup sementara dengan tanda khusus. Kemudian dilakukan sejumlah renovasi terhadap bangunan tambahan.

“Setelah konsultasi, action berikutnya akan melakukan penguatan di semua selasar di Tower I dan II. Kita meyakinkan nantinya selasar akan aman,” kata Farida.

Kasus amburuknya Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) telah ditangani oleh Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Setyo juga akan berusaha menemukan penyebab ambruknya balkon Gedung BEI. Kemudian tidak menutup kemungkinan pihak kontraktor juga akan diperiksa.

“Itu tahap berikutnya. Langkahnya meminta keterangan. Dari Polda sudah meminta beberapa saksi. Ada saksi mahasiswi dan security. Juga pegawai yang melihat,” tutur Setyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *